Nikmatilah Hidupmu, Tak Mewah Namun Terasa Indah — Nikmatilah Rezekimu Meski Tidak Banyak, Namun Cukup dan Berkah




Globalcentranews surabaya, 10 Desember 3025

Dalam kehidupan yang semakin modern dan penuh persaingan, banyak orang terjebak dalam ambisi untuk mengejar kemewahan. Namun sesungguhnya, kebahagiaan tidak selalu datang dari apa yang tampak besar dan berlebih. Kebahagiaan sering hadir dari hal yang sederhana, dari rezeki yang mungkin tidak banyak tetapi cukup untuk membuat hidup terasa tenang dan bermakna. Hidup tak harus penuh kemewahan untuk menjadi indah

Kesederhanaan telah menjadi nilai yang semakin ditinggalkan oleh banyak kalangan. Padahal, dalam kesederhanaan, seseorang dapat menemukan arti ketenangan yang sesungguhnya. Ketika seseorang mampu menikmati hidup meski tanpa harta yang melimpah, di situlah kebahagiaan sejati berdiam. Tidak ada beban pembuktian, tidak ada tuntutan untuk menyaingi siapa pun

Dalam perspektif sosial, kehidupan yang tidak mewah bukan berarti kehidupan yang kurang. Justru banyak keluarga yang hidup sederhana, namun sangat harmonis, saling menghargai, dan penuh kasih. Mereka tidak khawatir tentang gaya hidup yang harus ditampilkan, karena mereka sudah puas dengan apa yang ada. Konsep hidup yang cukup inilah yang menjadi cerminan keseimbangan batin

Rezeki yang berkah bukan tentang jumlahnya. Banyak orang memiliki materi yang berlimpah, tetapi hidupnya tidak pernah merasa cukup dan selalu gelisah. Sebaliknya, ada yang hanya mendapatkan rezeki sederhana namun merasa puas, syukur, dan hatinya selalu lapang. Inilah makna keberkahan yang sering dilupakan

Selain itu, keberkahan dalam rezeki juga tampak dari ketenangan. Ketika keperluan terpenuhi dengan cara yang halal, tanpa merugikan orang lain, tanpa melanggar nilai moral dan agama, maka setiap suap makanan terasa jauh lebih nikmat. Hal yang kecil terasa besar, dan hal sederhana menjadi sangat berarti. Itulah kekayaan yang sering tidak terlihat secara fisik

Kesuksesan hidup sesungguhnya tidak ditentukan oleh ukuran rumah yang megah, kendaraan yang mewah, atau saldo rekening yang tebal. Kesuksesan sejati hadir ketika seseorang mampu berjalan dalam kehidupan dengan hati yang bersyukur. Syukur membuat hidup terasa ringan, dan rasa cukup membuat langkah semakin mantap menuju masa depan

Dalam pendidikan keluarga, banyak orang tua menanamkan nilai untuk selalu bekerja keras, namun juga mengajarkan bahwa kecukupan itu adalah bentuk keberlimpahan. Mereka mengingatkan anak-anak bahwa dunia tidak harus ditaklukkan dengan menunjukkan kekayaan, namun dengan menunjukkan akhlak dan ketulusan dalam menjalani hidup

Hidup yang sederhana juga memberi ruang bagi ketentraman pikiran. Ketika seseorang tidak membandingkan diri dengan orang lain, ia akan lebih fokus pada tujuan hidup yang esensial. Tidak ada iri, tidak ada ambisi bermewah-mewah secara berlebihan, sehingga hati menjadi lebih mudah menerima keadaan

Dalam perjalanan hidup, semua manusia akan diuji. Ada saat rezeki melimpah, ada saat rezeki terasa sedikit. Namun ketika hati mampu menikmati setiap keadaan, maka hidup akan terasa lebih damai. Indah bukan karena apa yang terlihat, tetapi karena apa yang dirasakan di dalam hati

Dan akhirnya, menikmati hidup apa adanya sesungguhnya adalah bentuk kemewahan batin yang tidak dimiliki semua orang. Ketika seseorang mampu tersenyum atas rezeki yang ia terima, meskipun tidak melimpah, maka sesungguhnya ia telah kaya. Kekayaan itu ialah kekayaan rasa syukur yang tidak pernah habis dan justru semakin bertambah dengan waktu. Globalcentranews

Penulis Redaksi ; Achmad wahyu

Lebih baru Lebih lama